Kamis, 20 Oktober 2016
Hari Puisi Nasional, Wapres, Menteri Hingga
Dubes Berpuisi
Panitia juga
mengumumkan pemenang lomba buku puisi termasuk 5 buku pusi pilihan dengan
hadiah total Rp 100 juta. Buku yang masuk untuk diseleksi sebagai pemenang
mencapai 245 buku kontestan. Pada acara yang sama diluncurkan buku antologi
Matahari Cinta, Samudera Kata. Buku setebal 2016 karya 216 penyair.
Puisi Pasien RS Jiwa yang Memikat Penonton
Adalah Sri Mulyani, seorang pasien yang tengah menjalani rehabilitasi di RSJD Surakarta yang memikat para tamu dengan puisi kisah hidupnya. Di balik puisi itu terselip secuil kisah pilu yang dialami Sri Mulyani beberapa tahun lalu.
Ia memiliki seorang anak laki-laki. Namun, harus berpisah karena permasalahan keluarga yang dialaminya. Itulah salah satu hal yang membuatnya depresi. “Saya ingin mendekatkan diri saja kepada Tuhan, menyerahkan segala urusan kepada-Nya,” katanya.
Berikut puisi yang ditulis oleh Sri Mulyani:
Tuhan Berikan Aku Kepercayaan
Tuhan engkau adalah tempat permohonanku,
Memberikan cinta dan tali kasih yang tak terputus
Aku mengenal cinta dan damai sejahtera darimu
Ku Memuja dan Memohon darimu,
Engkau menanamkan benih-benih cinta di rahimku
Engkau penuh kehangatan dan cinta kasih yang tidak ternilai
Yang tidak pernah pudar cintamu kepadaku
Telah memberiku kodrat menjadi seorang wanita yang sejati
Tuhan betapa engkau pemberi dan menyayangi tali kasih untukku
Engkau sungguh mulia sampai menusuk qolbuku
Dan jantungku berdetak sampai kencang sekali
Oh Tuhan
Tuhan Berikan Aku Kepercayaan
Tuhan engkau adalah tempat permohonanku,
Memberikan cinta dan tali kasih yang tak terputus
Aku mengenal cinta dan damai sejahtera darimu
Ku Memuja dan Memohon darimu,
Engkau menanamkan benih-benih cinta di rahimku
Engkau penuh kehangatan dan cinta kasih yang tidak ternilai
Yang tidak pernah pudar cintamu kepadaku
Telah memberiku kodrat menjadi seorang wanita yang sejati
Tuhan betapa engkau pemberi dan menyayangi tali kasih untukku
Engkau sungguh mulia sampai menusuk qolbuku
Dan jantungku berdetak sampai kencang sekali
Oh Tuhan
Betapa senang dan bahagia rasa hati ini
Aku iman Engkau tidak pernah tidur dan selalu memberkati hambanya...
Engkau tidak beranak dan tidak diperanakan
Tuhan engkau mentakdirkan diriku menjadi seorang wanita
Dan menjadikan aku ibu dari anakku
Aku percaya akan kebesaranmu, karena memberikan seorang putra
Hasil benih cinta dan ketulusan Mu
Tuhan berikan aku kepercayaan untuk menjadi seorang ibu yang baik
Dan berikan akau kesehatan jiwa dan raga untuk masa depan anaku, Amin.
Aku iman Engkau tidak pernah tidur dan selalu memberkati hambanya...
Engkau tidak beranak dan tidak diperanakan
Tuhan engkau mentakdirkan diriku menjadi seorang wanita
Dan menjadikan aku ibu dari anakku
Aku percaya akan kebesaranmu, karena memberikan seorang putra
Hasil benih cinta dan ketulusan Mu
Tuhan berikan aku kepercayaan untuk menjadi seorang ibu yang baik
Dan berikan akau kesehatan jiwa dan raga untuk masa depan anaku, Amin.
KEGIATAN SASTRA di UKM ARKAMAYA
SUKABUMI
- Pada 17-18 Desember UKM Teater dan Sastra Arkamaya Universitas Muhammadiyah
Sukabumi memiliki rencana akan menyelanggarakan suatu pementasan. Namun, dalam
pementasan kali ini UKM tersebut melakukan kerja sama dengan teater Barak dari Sekolah
Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung.
“Pementasan tersebut akan UKM kami selenggarakan di
Auditorium Universitas Muhammadiyah Sukabumi. Dengan adanya kerjasama ini untuk
memperkuat tali silahturahmi, UKM kami pun ingin menampilkan sesuatu yang
berbeda dari yang sebelumnya serta untuk membuat khalayak di daerah Sukabumi lebih
menyukai teater dan sastra.” paparan Nadia Apriliani ketua UKM Arkamaya.
Rencana pementasan tersebut akan dipimpin langsung oleh
tim UKM Arkamaya. terdapat konsep dari pementasan yang akan diselenggarakan
tersebut tidak luput dari pagelaran teater.
Langganan:
Postingan (Atom)






