JAKARTA –
Dalam dunia sastra Indonesia, kini memiliki seorang penulis cukup berbakat yang
bernama Eka Kurniawan berasal dari Tasikmalaya. Karyanya-karyanya yang telah
diterbitkan dalam bentuk novel yang berjudul Cantik itu Luka (2002), Lelaki
Harimau (2003), seperti dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas (2014),
O (2916), serta kumpulan cerita
pendeknya berjudul Cinta Tak Ada Mati
(2005), Gelak Sedih (2005), dsb. Rata-rata
karya yang dibuatnya diterjemahkan oleh penulis-penulis luar negeri, ke dalam bahasa
Inggris, Swedia, dsb.
Salah
satu dari karya Eka Kurniawan yang berjudul “Lelaki Harimau” (2014) atau Man Tiger jadi masuk dalam nominasi panjang penghargaan
The Mau Booker Internasional prize pada 2016. Namun, Eka Kurniawan merasa
terkejut serta senang pula mendapat kabar pada kamis, 10 Maret 2016 di pagi
hari bahwa karyanya yang berjudul “Lekaki Harimau” masuk dalam nominasi
internasional. Situs resmi The Man Booker Internasional Prize mengumumkan novel
Eka Kurniawan penulis asal Indonsesia terdaftar dalam nominasi bersama beberapa
buku karya dari berbagai negara dan baru kali ini karya penulis Indonesia yang
masuk nominasi tersebut.
Buku
novel tersebut sangat terkenal di Inggris maupun negeri lainnya. Sebelumnya, Eka
Kurniawan terpilih sebagai salah satu “Global Thinker of 2015” dari Jurnal
Foreign Policy. Ternyata Eka Kurniawan tidak merasa nyaman dengan media sosial,
karena dirinya lebih menyukai untuk berkomunikasi secara riil. Serta dalam menulis karya-karyanya, Eka
Kurniawan membutuhkan suasana yang sunyi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar